Bunda PAUD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Kunjungi PAUD Cahaya Mata, Dorong Generasi Emas Sehat dan Berkualitas

Bangka Barat — Bunda PAUD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Noni Hidayat, melakukan kunjungan ke PAUD Cahaya Mata yang berlokasi di Desa Air Limau, Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat, Selasa (21/4/2026).

Kedatangan Bunda PAUD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung disambut Bunda PAUD Kabupaten Bangka Barat, Bunda PAUD Kecamatan, Bunda PAUD Desa/Kelurahan, Kepala Desa, serta 31 anak-anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Cahaya Mata dengan penuh keceriaan melalui penampilan tari-tarian yang mencerminkan semangat  anak usia dini, 

Kunjungan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi sekaligus membangun kedekatan dengan para pendidik, orang tua, serta anak-anak PAUD. 

Dalam suasana hangat dan ceria, Bunda PAUD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengajak masyarakat untuk lebih aktif menyekolahkan anak-anak sejak usia dini.

Dalam sambutannya, Noni Hidayat menegaskan bahwa anak-anak PAUD merupakan generasi emas yang akan menjadi penerus bangsa. Oleh karena itu, perlu dipersiapkan sejak dini agar tumbuh menjadi Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan berkualitas.

“Anak-anak PAUD adalah generasi emas kita. Untuk menciptakan SDM yang unggul, salah satunya dimulai dari asupan gizi yang baik. Karena kita tinggal di wilayah kepulauan, maka penting bagi kita untuk membiasakan anak-anak mengonsumsi ikan sebagai sumber gizi utama,” ujarnya.

Ia juga mendorong peran aktif Bunda PAUD di Tingkat Kecamatan dan Desa untuk menggerakkan para orang tua agar membiasakan anak-anak gemar makan ikan di rumah. 

Hal ini dinilai sangat relevan mengingat Desa Air Limau merupakan salah satu sentra perikanan. Sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan tersebut, Bunda PAUD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berencana meluncurkan Buku Edukatif tentang Gemar Makan Ikan. 

Buku ini akan didistribusikan ke seluruh PAUD sebagai media pembelajaran yang menarik, guna memotivasi anak-anak untuk gemar membaca sekaligus membiasakan konsumsi ikan sejak dini.

Lebih lanjut, PAUD Cahaya Mata diharapkan dapat terus berkembang dan menjadi percontohan (pilot project) bagi PAUD lainnya. 

Salah satu keunggulan lembaga ini adalah program unggulan dalam kurikulum, yakni pembelajaran menghafal Al-Qur’an sejak usia dini.

Noni Hidayat juga menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi seluruh pihak dalam mewujudkan generasi emas yang berkualitas.

“Kita tidak bisa berjalan sendiri. Diperlukan kerja sama dan kolaborasi semua pihak agar tujuan menciptakan generasi emas dapat tercapai, sejalan dengan cita-cita pembangunan nasional,” tambahnya.

Sebagai bentuk perhatian dan dukungan kepada anak-anak, seusai kegiatan Bunda PAUD Provinsi menyerahkan Goody Bag yang berisi buku gambar, pensil warna, serta mainan edukatif kepada anak-anak PAUD Cahaya Mata.

Sementara itu, Bunda PAUD Kabupaten Bangka Barat, Evi Astura Markus, menyampaikan bahwa anak usia lima tahun sudah seharusnya mengikuti pendidikan.

Ia menekankan pentingnya pendidikan pada masa Golden Age sebagai fase krusial dalam mengoptimalkan tumbuh kembang anak.

“Di usia emas ini, anak-anak perlu diasah kemampuan motoriknya melalui berbagai kegiatan seperti menggunting, membaca, dan aktivitas pembelajaran lainnya.

Kami mengajak para orang tua untuk menyekolahkan anak sejak usia dini agar kelak dapat meraih pendidikan yang lebih tinggi,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan anak usia dini semakin meningkat, sehingga dapat terwujud generasi masa depan yang sehat, cerdas, dan berkarakter.

Penulis: 
Meilia Puspianti
Sumber: 
Dinas Pendidikan Prov. Kep. Bangka Belitung

Arsip Berita

Berita Lainnya

21 Apr 2026 | Dinas Pendidikan...

16 Apr 2026 | Dinas Pendidikan...

15 Apr 2026 | Dinas Pendidikan...

15 Apr 2026 | Babelprov.go.id...

13 Apr 2026 | Dinas Pendidikan...

10 Apr 2026 | Dinas Pendidikan...

02 Apr 2026 | Dinas Pendidikan...