Submitted by meilia on
PANGKALPINANG,
Plt.Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Saipul Bakhri membuka acara Orientasi Penyusunan Rencana Kerja Dinas Pendidikan Tahun 2027. Dalam arahan ia meminta adanya harmonisasi penyusunan program atau kegiatan antara satuan pendidikan, cabang dinas pendidikan, unit pelaksana teknis dengan apa yang diprogramkan oleh Dinas Pendidikan sehingga program yang dijalankan tidak tumpang tindih dan tentunya berbasis data tepat akurat.
"Perencanaan yang disusun berbasis data penting untuk memastikan kualitas rencana yang tepat sasaran, efektif dan efisien, basis data pendidikan bersumber dari Dapodik dan rapor pendidikan", ujar Saipul saat memberikan arahan di Ruang Pertemuan SMK N 3 Pangkalpinang, Selasa (16/13/2025).
Begitu juga, Rapor Pendidikan sangat penting tidak boleh diabaikan karena sebagai acuan untuk peningkatan mutu dan kualitas pendidikan, tambahnya.
Ia menegaskan dalam pelaksanaan kegiatan perlu dilihat kegiatan mana yang paling prioritas untuk didahulukan dan dilakukan intervensi.
Disamping itu, ia menuturkan sekolah yang nantinya mengikuti akreditasi lebih memperhatikan upaya apa yang mendorong peningkatan mutu pendidikan, dilihat dari kelebihan maupun kekurangan di satuan pendidikan.
Menurut Saipul, pertemuan ini bertujuan untuk menyatukan ide, menyamakan persepsi dan menerima masukan Kepala Sekolah dalam membuat rencana kerja program atau kegiatan sekolah yang lebih tepat di satuan pendidikan agar tidak tumpang tindih dan tidak mengulang kegiatan yang sama di tahun sebelumnya.
Saipul berharap pertemuan ini dapat memberikan kesamaan, kesatuan gerak dan kebijakan yang tepat di Satuan Pendidikan, Cabang Dinas Pendidikan, Unit Pelaksana Teknis, dengan Dinas Pendidikan.
Sementara, Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rita Aminah menambahkan Dinas Pendidikan merupakan organisasi perangkat daerah yang sangat besar, yang membawahi Cabang Dinas Pendidikan di 6 Kabupaten dan 1 Kota , Unit Pelaksana Teknis (UPT), dan Satuan Pendidikan, sehingga perlu memperkuat kerjasama tim dalam pencapaian visi misi dan tujuan pembangunan pendidikan.
Sedangkan, Ishar selaku jabatan fungsional tertentu perencana ahli muda menjelaskan Unit kerja yang hadir dalam pertemuan Penyusunan Rencana Kerja Tahun 2027 ini Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I dan II, Kepala Sekolah SMA/SMK di Wilayah Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I dan II, UPT Pendidikan Inklusi, dan UPT Balai Teknologi Informasi Komunikasi dan Pendidikan.
Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa Orientasi Penyusunan Rancangan Awal Renja ini akan ditindaklanjuti dengan prosee berikutnya yaitu pembentukan Tim penyusunan rancangan awalnya.
